Selasa, 27 Desember 2016

5 Kelebihan Usaha Baju Seragam Batik


Grosir Seragam Sekolah - Apa sih Hebatnya Seragam Batik ?

Batik pernah diklain sama negara lain
Kalau kita diam aja keterluan banget
Baju seragam batik bisa jadi usaha kain
Untuk mengisi dompet kita yang mepet
Siapa ga mengenal batik?
Warisan budaya Nusantara yang memiliki pola gambar bernilai estetika tersebut kini sangat digandrungi oleh masyarakat sebagai fashion. Apalagi sejak batik secara resmi ditetapkan oleh UNESCO menjadi salah satu kekayaan budaya Indonesia.
Ga hanya oleh bangsa Indonesia sendiri, bangsa asing pun turut mengagumi karya batik yang memang menarik bahkan turut berburu batik sebagai fashion. Jadi usaha batik saat ini begitu menjanjikan terutama menjalankan usaha baju seragam batik.

Kita seringkali melihat  di kantor-kantor negeri maupun swasta memiliki peraturan yang mewajibkan karyawannya untuk mengenakan baju seragam batik. Peluang ini bisa jadi alasan kenapa kita harus memanfaatkan 5 kelebihan usaha baju seragam batik sebagai berikut :

Batik sebagai trend kekinian yang ga lekang oleh waktu

Seiring banyaknya desainer yang mengangkat batik sebagai fashion desainnya, penikmat batik mulai merambah ga hanya oleh bangsa Indonesia sendiri, tapi juga mancanegara. Tengok aja artis-artis luar negeri yang juga mengenakan batik sebagai fashion contohnya Paris Hilton, Adele, dan personil band dari korea Kai dan Sehun EXO.




Sumber Gambar : https://www.brilio.net/news/12-artis-luar-negeri-ini-bangga-pakai-batik-masak-kamu-enggak-151002r.html
Wah, batik memang keren ya!
Ga hanya sebagai fashion, batik juga seringkali dikenakan pada acara-acara resmi. Apalagi kini banyak kantor yang mewajibkan satu hari dalam seminggu, karyawannya menggunakan baju seragam batik.

Kita bisa mengeksplorasi pola batik yang memang punya banyak ragam dan jenis sebagai pilihan baju seragam batik kepada klien. Sehingga seragam antara kantor yang satu dengan yang lainnya memiliki ciri khas baju seragam batik yang berbeda-beda.

Segmentasi Pasar yang Luas

Dulu batik seringkali dianggap mode yang kuno sebab hanya dikenakan oleh simbah kita. Seiring perkembangan zaman, batik mulai banyak disukai oleh semua lapisan masyarakat sebab memiliki banyak pilihan mulai dari baju, sepatu bahkan aksesoris bermotif batik.
Batik ga hanya diminati oleh orang dewasa. Saat ini batik juga telah menjadi trend di kalangan remaja bahkan anak kecil. Baju seragam batik juga ga berbatas untuk kantor aja, tapi juga seringkali dipesan untuk pakaian peladen di acara pernikahan atau  seragam untuk karang taruna yang biasanya di ramaikan oleh anak-anak remaja.

Banyak Dibutuhkan

Batik ga lagi hanya sebagai fashion yang lalu begitu aja. Batik udah menjadi salah satu kebutuhan dalam masyarakat. Dalam acara-acara resmi, rapat desa, atau sekedar pengajian di dusun masyarakat seringkali lebih merasa nyaman mengenakan batik mungkin sebab lebih terlihat formal. Pada acara sesi foto keluarga atau kantorpun ga jarang banyak yang memilih batik sebagai pilihan bajunya.

Bisa Dijalankan dengan Modal Pas-Pasan

Untuk anak muda yang ingin mulai menjalankan usaha seragam batik biasanya akan kebingungan sebab ga punya banyak modal.
Tenang aja.
Menjalankan usaha baju seragam batik bisa dilakoni meski hanya dengan modal yang pas-pasan. Misalnya aja dengan mengambil batik ke para pedagang batik secara grosir. kemudian kita bisa bekerja sama dengan penjahit dengan berbagi keuntungan. Atau lebih baik lagi jika kita punya skill dan mesin jahit.

Usaha yang Mudah Dijalankan

Sebab batik udah jadi suatu kebutuhan fashion di tengah masyarakat kita. Jadi jalanin usaha baju seragam batik jadi satu hal yang mudah sebab telah dikenal oleh masyarakat. Untuk itu kita hanya perlu gencar melakukan promosi via online ataupun offline dengan menawarkan diskon harga untuk pemesanan baju seragam minimal berapa pcs.
Itu tadi kelebihan dari usaha seragam baju batik. Semoga bisa menginspirasi bagi siapapun yang hendak membuka usaha.

Semoga berguna.
Senang bisa berbagi.

Orang lain aja senang pakai batik
Lalu gimana dengan kita anak muda
Bolehlah kita bergaya yang nyentrik
Asal ingat merah putih tetap didada

0 komentar:

Poskan Komentar