Kamis, 22 Desember 2016

MASA REMAJA, MASA BERPETUALANG


Grosir Seragam Sekolah - Ya, seperti yang Anda baca pada judul artikel ini, masa remaja adalah masa berpetualang. Bagi Anda yang telah melewati masa remaja pasti sebagian besar setuju dengan kalimat tersebut. Mari mengingat kembali masa remaja Anda. Remaja atau biasanya siswa yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan rentang umur 13 – 15 tahun menjadi tahun-tahun penuh petualangan baru atau kata lainnya masa mencoba berbagai hal. Selama tiga tahun bersekolah di SMP banyak yang sekarang bisa dikenang.

Beriut ini beberapa kenangan yang tidak terlupakan oleh sebagian besar orang dan terjadi pada saat masa SMP. Ada baik dan ada buruk, tapi biarlah semuanya membawa pada pengalaman berharga dan membuat diri jadi lebih baik di masa kini:

-        Bolos sekolah. Pertama kali mencoba bolos sekolah, mungkin bagi sebagian dari Anda adalah di SMP. Bolos sekolah untuk pergi bermain atau bolos sekolah untuk menantang diri sendiri. Berani atau tidak berani. Akan tetapi hal ini tentu tidak patut ditiru karena bagi yang tertangkap basah bolos sekolah, sanksinya tidak enak. Orang tua dipanggil menghadap kepala sekolah. Hukuman diskors. Disindir-sindir guru atau menghadap guru BK (Bimbingan Konseling).

-        Berpakaian seragam tidak sesuai dengan peraturan sekolah. Pada pasa SMP kelas satu, para siswanya pasti bangga sekali sudah bisa menggunakan seragam kemeja putih dan rok/celana biru. Apalagi jika SMP yang dimasukinya adalah SMP pilihan atau terbaik. Akan tetapi kebanggaan memakai seragam SMP ini hanya bertahan satu-dua tahun saja karena pada tahun terakhir atau kelas dua SMP akhir, siswa yang lalai atau tidak tertib mulai merasa bosan. Mereka mulai tidak memasukkan kemeja SMP dengan rapih tidak menggunakan atribut SMP seperti ikat pinggang SMP (yang berlogo OSIS) dan mengganti dengan ikat pinggang lain. Bahkan tidak memakai ikat pinggang SMP sama sekali sehingga baju menjadi tidak rapih.

-        Tawuran. Ini pengalaman yang paling tidak dapat dibanggakan karena tawuran antar SMP pada masa SMP hanya ingin menunjukkan sekolah mana yang punya banyak “jagoan” atau kata lainnya suka berkelahi. Hal ini tidak patut ditiru dan lebih baik dilupakan saja. Tawuran antar SMP dilakukan siswanya dengan gunakan ikat pinggang, penggaris atau mungkin batu. Sangatlah jauh lebih baik jika kita mengganti tawuran dengan ekstrakulikuler bela diri seperti taekondow atau pencak silat, sehingga waktu tidak terbuang percuma dan tidak ada korban.

Meskipun ada kelalaian untuk menaati peraturan seperti yang disebut di atas, ada juga “percobaan” atau petualangan baru di masa SMP, seperti pertama kalinya belajar pelajaran Fisika dan Biologi. Pertama kalinya membuat percobaan-percobaan dengan bahan kimia dan pertama kalinya, mungkin, ikut tergabung dalam Organisasi Siwa (OSIS) dan masih banyak lainnya. Apabila saat ini Anda memiliki saudara atau anak yang duduk di bangku SMP, berikanlah semangat untuk berani mencoba (terutama hal-hal yang positif) selagi masih muda dan punya banyak tenaga dan waktu.


0 komentar:

Poskan Komentar